- Rakercab MPC Pemuda Pancasila Luwu Timur 2025, Dorong Sinergi Pemuda dan Pemerintah Daerah
- Proyek Peningkatan Jalan di Desa Tarabbi Masih Dalam Proses Pengerjaan, Baru Capai 40 Persen
- Samateruski Bantu Rakyat : Partai Gelora Sulsel Teguhkan Kepemimpinan Solutif di Tiga Zona
- DPRD Lutim dan IKAWAN Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Sorowako
- Syahruddin Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Komite UPT SMP Negeri 3 Wasuponda
- Rusdi Layong Warnai Semarak HUT RI ke-80 Bersama Basecamp Al Kahfi, Warga Antusias Ikut Lomba
- Paripurna DPRD Luwu Timur, Fraksi GPR Tegaskan Dukungan untuk APBD 2025
- Sekolah Alam Luwu Timur Kibarkan 80 Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Buntu Sikolong, Tana Toraja
- Sekolah Alam Luwu Timur Rayakan HUT RI ke-80 di Puncak Gunung Sikolong, Tana Toraja
- Rusdi Layong Gelar Reses di Desa Parumpanai, Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Kesehatan
Pembangunan RS Malili Dimulai, Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional di Luwu Timur

Keterangan Gambar : Foto bersama saat peninjauan lahan untuk pembangunan rumah sakit di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kamis (17/07/2025). (FOTO: Humas Kominfo-SP Lutim)
Luwu Timur, (Lutim Change)– Pembangunan Rumah Sakit Malili di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, bukan lagi sekadar wacana.
Hal ini makin jelas setelah tim dari Dinas Kesehatan bersama pihak terkait melakukan peninjauan lahan di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, lokasi yang akan menjadi tempat pembangunan rumah sakit tersebut di atas lahan seluas lebih dari 10 hektar Pada Kamis (17/07/2025).
Baca Lainnya :
- Remas dan Raba Penumpang Asal Luwu Timur, Sopir di Palopo Dibekuk Polisi0
- Sampaikan Pandangan Fraksi, Rusdi Layong Desak Pemerintah Tanggapi Masalah Banjir dan Jalan Rusak0
- Akses Jalan Tani Rusak Parah, Warga Desa Parumpanai Minta Perhatian Serius Pemerintah1
- Hari ke-2 DPRD Lutim Gelar Rapat Monitoring Pelaksanaan APBD 2024 Di Kantor Kecamatan Wasuponda0
- Hadiri Rapat Monitoring Pelaksanaan Pertanggungjawaban APBD 2024, Rusdi Layong:0
“Kami meninjau titik 0 pembangunan RS, dengan terbangunnya rumah sakit di Malili ini nantinya, akan menjadi rumah sakit pengampu atau rumah sakit rujukan, baik dari rumah sakit yang berada di Luwu Timur maupun rumah sakit yang berada di perbatasan Luwu Timur seperti Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Helmy Kahar.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan RS Malili merupakan bagian dari strategi pengembangan fasilitas kesehatan Kabupaten Luwu Timur.
“Rencana pembangunan rumah sakit di Malili ini merupakan bagian dari strategi pengembangan fasilitas kesehatan (faskes) Kabupaten Luwu Timur, yang akan menjadi Rumah Sakit kelas B. Dan dengan terbangunnya rumah sakit ini akan meningkatkan PAD Luwu Timur,” jelas dr. Helmy.
Sementara itu, Tim Lider perencanaan dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Ahmad Anshar, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menyusun peta topografi lahan untuk merancang lokasi pembangunan.
“Sekarang proses selanjutnya akan segera membuat peta topografi lahan untuk membentuk lahan rumah sakit yang akan kita bangun ini. Untuk luasan rumah sakit diperkirakan sekitar 10 hektar, sementara luasan kesmas dan UTD masing-masing 2 hektar,” ungkap Ahmad Anshar.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak agar proses pembangunan berjalan lancar.
“Semua pihak kita saling bekerjasama. Kami dari pihak konsultan juga tidak bisa bekerja tanpa dukungan pemerintah. Kami akan selalu melakukan koordinasi agar kegiatan ini bisa berjalan sesuai yang kita inginkan bersama,” harapnya.
Dalam peninjauan tersebut turut hadir Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Helmy Kahar, Tim perencana RS dari Unhas Ahmad Anshar beserta rombongan, Kepala Desa Puncak Indah Muhammad Cakir, perwakilan Dinas PUPR Sumardi, dan perwakilan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Bidang Pertanahan, Reynal P.
Pewarta : Syaruddin
Editor : Redaksi
Copyright lutimchange.com 2025











