- Rakercab MPC Pemuda Pancasila Luwu Timur 2025, Dorong Sinergi Pemuda dan Pemerintah Daerah
- Proyek Peningkatan Jalan di Desa Tarabbi Masih Dalam Proses Pengerjaan, Baru Capai 40 Persen
- Samateruski Bantu Rakyat : Partai Gelora Sulsel Teguhkan Kepemimpinan Solutif di Tiga Zona
- DPRD Lutim dan IKAWAN Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Sorowako
- Syahruddin Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Komite UPT SMP Negeri 3 Wasuponda
- Rusdi Layong Warnai Semarak HUT RI ke-80 Bersama Basecamp Al Kahfi, Warga Antusias Ikut Lomba
- Paripurna DPRD Luwu Timur, Fraksi GPR Tegaskan Dukungan untuk APBD 2025
- Sekolah Alam Luwu Timur Kibarkan 80 Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Buntu Sikolong, Tana Toraja
- Sekolah Alam Luwu Timur Rayakan HUT RI ke-80 di Puncak Gunung Sikolong, Tana Toraja
- Rusdi Layong Gelar Reses di Desa Parumpanai, Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Kesehatan
67 Warga Palestina Tewas Ditembak Saat Tunggu Bantuan PBB di Gaza Utara

Keterangan Gambar : Terlihat Warga Palestina membawa pasokan bantuan yang masuk ke Gaza. (Foto: Reuters)
Gaza, (Lutim Change)– Sedikitnya 67 warga Palestina tewas akibat tembakan pasukan Israel saat mereka tengah menunggu truk bantuan PBB di wilayah utara Jalur Gaza pada Minggu, (20/07/25) menurut pernyataan dari Kementerian Kesehatan Gaza. Puluhan lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Kementerian menyebut, kejadian ini merupakan salah satu insiden dengan jumlah korban jiwa tertinggi dari serangkaian peristiwa serupa belakangan ini, di mana para pencari bantuan menjadi korban tembakan. Sehari sebelumnya, sebanyak 36 orang dilaporkan tewas dalam insiden serupa, dan enam orang lainnya tewas di dekat lokasi bantuan di wilayah selatan Gaza.
Baca Lainnya :
- PT Vale Jadwalkan Ulang RUPSLB untuk Penunjukan Presdir dan CEO Baru0
- Konflik Kebun, Dua Petani Terlibat Duel Parang di Luwu0
- Mantan Penasihat Pentagon: Persediaan Rudal AS Hanya Cukup untuk Perang 8 Hari0
- UNICEF Umumkan Jumlah Anak Yang Tewas di Tangan Rezim Bengis Zionis Israel Setiap Harinya0
Militer Israel mengatakan bahwa pasukannya melepaskan tembakan peringatan ke arah kerumunan ribuan orang di Gaza utara karena menganggap situasi tersebut sebagai “ancaman langsung.” Mereka juga menyatakan bahwa temuan awal menunjukkan angka korban yang dilaporkan kemungkinan berlebihan, dan menegaskan bahwa Israel “tidak secara sengaja menargetkan truk bantuan kemanusiaan.”
Hingga saat ini, pihak militer Israel belum memberikan komentar mengenai insiden yang terjadi di wilayah selatan.
Sementara itu, Program Pangan Dunia (WFP) dari PBB mengungkapkan bahwa konvoi bantuan mereka yang terdiri dari 25 truk menghadapi kerumunan besar warga sipil yang kelaparan tak lama setelah memasuki wilayah Gaza. Menurut WFP, kerumunan tersebut kemudian menjadi sasaran tembakan.
“WFP menegaskan kembali bahwa segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil yang sedang mencari bantuan kemanusiaan adalah hal yang sama sekali tidak dapat diterima,” tegas mereka dalam pernyataan resmi.
Situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk seiring dengan terbatasnya akses terhadap makanan, air, dan obat-obatan, serta meningkatnya jumlah pengungsi akibat perintah evakuasi baru dari otoritas Israel.
Pewarta : Ismail Samad
Editor : Redaksi
Copyright lutimchange.com 2025











