- Rakercab MPC Pemuda Pancasila Luwu Timur 2025, Dorong Sinergi Pemuda dan Pemerintah Daerah
- Proyek Peningkatan Jalan di Desa Tarabbi Masih Dalam Proses Pengerjaan, Baru Capai 40 Persen
- Samateruski Bantu Rakyat : Partai Gelora Sulsel Teguhkan Kepemimpinan Solutif di Tiga Zona
- DPRD Lutim dan IKAWAN Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Sorowako
- Syahruddin Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Komite UPT SMP Negeri 3 Wasuponda
- Rusdi Layong Warnai Semarak HUT RI ke-80 Bersama Basecamp Al Kahfi, Warga Antusias Ikut Lomba
- Paripurna DPRD Luwu Timur, Fraksi GPR Tegaskan Dukungan untuk APBD 2025
- Sekolah Alam Luwu Timur Kibarkan 80 Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Buntu Sikolong, Tana Toraja
- Sekolah Alam Luwu Timur Rayakan HUT RI ke-80 di Puncak Gunung Sikolong, Tana Toraja
- Rusdi Layong Gelar Reses di Desa Parumpanai, Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Kesehatan
Petinju Luwu Timur Raih 2 Emas dan 4 Perunggu, Rusdi Layong: Teruslah berlatih dan tetap rendah hati

Keterangan Gambar : Ahmad Musyayin, setelah menang TKO di ronde kedua melawan Gede Putra dari Kabupaten Maros di kelas Feather Weight (57 kg) dan berhasil meraih emas di laga final Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tinju Amatir Sulawesi Selatan 2025 di di GOR Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Selasa (05/08/25). (Foto: lutim change)
Rantepao, (Lutim Change)— Petinju muda asal Kabupaten Luwu Timur kembali mengukir prestasi gemilang di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tinju Amatir Sulawesi Selatan 2025. Dua atlet asal SMAN 11 Lutim sukses menyabet medali emas dalam laga final yang digelar di GOR Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Selasa (05/08/25).

Baca Lainnya :
- Dua Petinju Luwu Timur Bersinar di Laga Perdana Kejurprov Tinju 2025 di Rantepao0
- DPRD Luwu Timur Lakukan Peninjauan Lapangan Terkait Monitoring Ranperda APBD Perubahan 20250
- Tinjau Longsor Jalur Ussu-Kawata, Rusdi Layong Dorong Sinergi Pemerintah dan Swasta0
- Di Duga Korupsi Rp 2,64 M, Kejari Lutim Resmi Tetapkan Oknum Kades Balai Kembang Jadi Tersangka0
- Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat Koperasi Desa Merah Putih0
Medali emas pertama diraih oleh Muh. Riski Putrawan yang bertanding di kelas Fly Weight (51-54 kg). Petinju berusia 16 tahun asal Soroako itu menang angka atas lawannya Ardiansyah dari Sulawesi Barat. Sementara emas kedua disumbangkan oleh rekannya, Ahmad Musyayin, yang juga berusia 16 tahun, setelah menang TKO di ronde kedua melawan Gede Putra dari Kabupaten Maros di kelas Feather Weight (57 kg).
Total, Luwu Timur mengirimkan enam atlet dalam Kejurprov 2025 ini. Selain dua emas, empat atlet lainnya juga berhasil menyumbangkan medali perunggu, menjadikan total raihan kontingen Luwu Timur menjadi enam medali.
Berikut daftar lengkap atlet tinju Luwu Timur dan raihannya:
Muh. Riski Putrawan (Emas)
Lahir: Soroako, 10 Januari 2009
Kelas: 51-54 kg
Berat: 50 kg
Tinggi: 156 cm
Ahmad Musyayin (Emas)
Lahir: Soroako, 04 Oktober 2009
Kelas: 57 kg
Berat: 54 kg
Tinggi: 164 cm
Annisa Anayah F. (Perunggu)
Lahir: Palopo, 22 Februari 2008
Kelas: 57 kg
Berat: 57 kg
Tinggi: 164 cm
Nugraha Akbar (Perunggu)
Lahir: Soroako, 01 Juli 2009
Kelas: 47 kg
Berat: 47 kg
Tinggi: 158 cm
Muh. Ramadani (Perunggu)
Lahir: Soroako, 16 September 2009
Kelas: 76 kg
Berat: 76 kg
Tinggi: 170 cm
M. Tahir (Perunggu)
Berat: 65 kg
Tinggi: 170 cm
Laga final tersebut turut dihadiri langsung oleh Ketua PERTINA Luwu Timur, Rusdi Layong, S.T, yang menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi para atlet muda ini.

"Kemenangan para atlet di Kejuaraan Provinsi Sulsel 2025 adalah bukti nyata bahwa kerja keras, semangat juang, dan tekad tidak pernah mengkhianati hasil. Ini bukan sekadar medali—ini adalah simbol harapan, kebanggaan, dan masa depan olahraga Luwu Timur yang gemilang," ujarnya.
Lebih lanjut, Rusdi juga memberikan motivasi kepada para atlet agar tidak cepat puas dan terus mengejar prestasi hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.
"Teruslah berlatih, tetap rendah hati, dan jangan pernah puas. Kemenangan ini bukanlah puncak, tapi justru awal dari perjalanan panjang menuju prestasi yang lebih tinggi. Kalian adalah inspirasi bagi generasi muda Luwu Timur!" tambahnya.
Di akhir keterangannya, Rusdi juga menyampaikan harapan agar pemerintah terus memberikan perhatian lebih terhadap dunia olahraga.
"Semoga prestasi para atlet ini menjadi pengingat sekaligus pendorong bahwa investasi di bidang olahraga adalah investasi untuk masa depan generasi daerah. Dukungan berkelanjutan dari pemerintah sangat dibutuhkan—baik dalam hal fasilitas, pelatihan, maupun pembinaan jangka panjang," tutupnya.
Dengan pencapaian ini, Luwu Timur membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan baru dalam dunia tinju amatir Sulawesi Selatan, sekaligus membuka jalan bagi para atlet mudanya menuju panggung yang lebih besar di masa mendatang.
Pewarta : Syahruddin
Editor : Redaksi
Copyright lutimchange.com 2025











